ADAM DAN HAWA ALAIHIMASSALAM

Ashabul firdaus's Blog

Pasca terbunuhnya Habil, bukan main
kesedihan Nabi Adam ‘alaihissalam,
Isak tangis bertahun-tahun
mengiringinya. Hingga akhirnya Allah
Subhanahu wa Ta’ala mengaruniainya
seorang anak sebagai pengganti Habil.
Anak tersebut bernama Syits, maknanya
pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala,
karena anak itu merupakan pemberian
Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk
menggantikan Habil.
Setelah Syits menginjak dewasa, Nabi
Adam ‘alaihissalam memberikan
kepercayaan penuh kepadanya, segala
ilmu yang diraihnya diajarkan kepada
Syits. Bahkan ketika akan meninggal,
Nabi Adam ‘alaihissalam memberikan
wasiat kepada Syits untuk menggantikan
dalam memimpin anak keturunannya
untuk beribadah pada Allah Subhanahu
wa Ta’ala. Dia juga diberi shuhuf
(lembaran-lembaran wahyu. Allah
Subhanahu wa Ta’ala mentakdirkan
keturunannya berlanjut. Semua manusia
silsilah keturunannya berasal dari Syits,
sedang anak Nabi Adam ‘alaihissalam
yang lain punah (tidak berlanjut
keturunannya).
Adapun Qabil, Al-Qurthubi menukil
dalam Tafsir-nya dan Ibnu Jauzi dalam
Talbis Iblis, bahwa Qabil lari bersama
saudara kembarnya ke daerah Adnan di
Yaman. Maka datanglah Iblis
menggodanya seraya berkata,
“Sesungguhnya…

Lihat pos aslinya 669 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s