The Self (Diri) dalam Psikologi Sosial

Titian Kata

  1. Pengantar

teori-psikologi-sosialSalah satu aspek yang dominan dari pengalaman manusia adalah perasaan yang kuat mengenai eksistensi dirinya. Sejak zaman perkembangan filsafat Yunani kuno para filsuf berusaha menggeluti isu/persoalan tentang diri atau identitas pribadi. Salah satu cabang ilmu yang menjadikan diri sebagai objek kajiannya adalah Psikologi, secara khusus pada Psikologi Perkembangan dan Psikologi Sosial. Pada pembahasan selanjutnya kami hanya akan memaparkan tentang DIRI dalam kajian Psikologi Sosial.

  1. Sejarah

Minat Psikologi Sosial terhadap DIRI sebagai objek kajian memiliki sejarah yang tak dapat dideteksi dengan pasti. Tetapi kajian tentang diri dalam Psikologi Sosial modern dimulai sekitar tahun 1950. Pada masa itu psikologi didominasi oleh dua paradigma yakni Behaviorisme dan Psikoanalisis Freudian. Paradigma pertama memberikan pandangan yang samar tentang diri, hanya memberikan sedikit pemahaman tentang harga diri, krisis identitas, atau black-box kesatuan yang tak terlihat seperti diri. Sedangkan paradigm kedua tidak langsung berbicara tentang diri, tetapi lebih menggunakan term ego. Perkembangan perhatian terhadap diri mengalami…

Lihat pos aslinya 1.257 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s